Categories
pedro4d Travel

Tragedi boat sinking di perairan Indonesia

Kronologi Kejadian
* Kapal wisata tenggelam terjadi pada Jumat malam (26 Desember 2025) di Perairan Selat Padar, dekat Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) — kawasan Komodo National Park, tujuan populer wisatawan.
* Kapal wisata KM Putri Sakinah membawa 11 orang penumpang saat berlayar dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar ketika mengalami mati mesin lalu tenggelam.
* Diduga cuaca ekstrem dan gelombang tinggi mencapai 2–3 meter menjadi faktor utama yang menyebabkan kecelakaan tersebut.

Korban dan Penyelamatan
Dari 11 orang di atas kapal:
* 7 orang berhasil dievakuasi selamat, termasuk 2 wisatawan asing (Spanyol), 4 kru kapal, dan 1 pemandu wisata.
* 4 orang wisatawan berkewarganegaraan Spanyol masih hilang dan menjadi fokus utama pencarian SAR.
* Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polairud, dan pihak setempat masih melakukan pencarian di area sekitar lokasi kejadian, termasuk menemukan serpihan badan kapal sekitar lima nautical mile dari titik tenggelamnya kapal.

Upaya Pencarian
* Operasi SAR sempat terhambat karena cuaca buruk, gelombang tinggi, dan arus kuat di perairan Selat Padar.
* Pencarian dilanjutkan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai instansi dan dukungan peralatan laut.

Tentang Lokasi
* Labuan Bajo dan Pulau Padar merupakan bagian dari Komodo National Park, salah satu tujuan wisata alam terkenal di Indonesia yang sering dikunjungi wisatawan lokal dan internasional.
* Cuaca di kawasan ini bisa berubah cepat terutama pada musim tertentu, sehingga mempengaruhi keselamatan pelayaran wisata.

Ringkasan :
Kapal wisata tenggelam di Selat Padar akibat cuaca ekstrem & gelombang tinggi. 7 orang selamat, 4 orang — anggota keluarga Spanyol — hilang dan sedang dicari.Upaya pencarian masih berlangsung oleh SAR gabungan.

Categories
Business

Akhir Karier 2 ASN gegara Cinta Terlarang

Ilustrasi perselingkuhan. Foto: Denny Pratama

Balikpapan – Viral video penggerebekan dua aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang diduga berselingkuh. Dalam video, diketahui anak salah satu ASN tersebut yang merekam kejadiannya. Terdengar anak ASN tersebut muntah melihat ayahnya berada satu rumah dengan ASN perempuan lainnya.
Dinarasikan bahwa keluarga sudah melaporkan kejadian itu kepada Pemkab Bogor sejak bulan Juli 2025. ASN pria tersebut disebut belum menceraikan istri sahnya.

Disebutkan bahwa ASN pria tersebut juga diberikan kenaikan pangkat. Sang anak dalam narasi video tersebut berharap agar sang ayah diberikan sanksi bukan diberikan kenaikan pangkat.

Mengetahui hal tersebut, Pemkab Bogor memanggil kedua ASN tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, pemda setempat kemudian memecat 2 ASN yang diketahui merupakan pengawas sekolah tingkat SD dan SMP.

Keduanya dinilai melakukan pelanggaran berat kode etik ASN hingga berujung sanksi pemecatan. Sanksi tersebut dijatuhkan setelah adanya aduan masyarakat terkait dugaan hidup bersama di luar ikatan pernikahan atau kumpul kebo.

“Hukuman disiplin yang dijatuhkan adalah yang paling berat, yaitu pemberhentian dengan hormat tanpa permintaan sendiri, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” kata Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, dilansir detikNews dari Antara.

Ajat menjelaskan, Pemkab Bogor telah menindaklanjuti aduan tersebut melalui mekanisme pemeriksaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurut dia, proses penanganan kasus tersebut berlangsung cukup panjang. Pemeriksaan diawali di lingkungan Dinas Pendidikan, kemudian dilanjutkan oleh tim pemeriksa khusus karena dugaan pelanggaran mengarah pada hukuman berat.

Ajat menyebutkan rekomendasi hukuman disiplin diterima dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada 10 Desember 2025 dan ditetapkan melalui keputusan pada 11 Desember 2025.

Selanjutnya, surat keputusan hukuman disiplin diserahkan kepada kedua oknum ASN Bogor tersebut pada 15 Desember 2025 dan sejak saat itu mulai berlaku penghitungan masa banding administratif.

“Yang bersangkutan diberikan waktu 14 hari untuk mengajukan banding administratif. Apabila tidak dilakukan banding, maka hukuman tersebut berlaku secara tetap,” ujarnya.

Ajat menegaskan, salah satu pengawas, yakni pengawas perempuan, saat ini sudah tidak lagi berstatus sebagai pegawai negeri sipil di Pemkob Bogor. Ajat mengimbau seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menjaga harkat dan martabat sebagai pelayan publik.

“Ini harus menjadi pembelajaran bersama. Apa yang kita lakukan akan berdampak kepada diri kita sendiri, sehingga amanah sebagai aparatur negara harus dijaga,” katanya.

Categories
Business






Man United Sudah Tiga Tahun Puasa Kemenangan vs Bournemouth










Man United Sudah Tiga Tahun Puasa Kemenangan Vs Bournemouth

Rangkuman berita sepak bola Liga Inggris

Manchester United vs Bournemouth
Manchester United kesulitan menang melawan Bournemouth dalam tiga tahun terakhir.

Manchester United kembali menjadi sorotan.
Kali ini bukan karena kemenangan.
Setan Merah justru mencatat rekor yang kurang baik.
Mereka sudah tiga tahun tidak pernah menang melawan Bournemouth.

Fakta ini menjadi perhatian besar bagi penggemar.
Manchester United dikenal sebagai klub besar.
Namun hasil melawan Bournemouth tidak mencerminkan status tersebut.

Catatan Buruk yang Terus Berlanjut

Dalam tiga tahun terakhir, Manchester United sering gagal meraih hasil maksimal.
Pertandingan melawan Bournemouth selalu berjalan sulit.
Baik bermain di kandang maupun tandang.

Beberapa laga berakhir imbang.
Sebagian lagi bahkan berujung kekalahan.
Hal ini tentu mengecewakan para pendukung Setan Merah.

Bournemouth bukan tim papan atas.
Namun mereka selalu tampil disiplin saat melawan United.
Pertahanan rapat menjadi kunci utama.

Statistik Pertemuan Man United vs Bournemouth

Jika melihat data pertemuan terakhir, hasilnya cukup mengejutkan.
Manchester United gagal mendominasi.
Penguasaan bola sering tidak efektif.

Jumlah tembakan memang tinggi.
Namun akurasi masih menjadi masalah.
Banyak peluang terbuang percuma.

Di sisi lain, Bournemouth tampil efisien.
Mereka memanfaatkan kesalahan lawan.
Serangan balik menjadi senjata utama.

Masalah Konsistensi Manchester United

Salah satu faktor utama adalah konsistensi.
Manchester United sering tampil naik turun.
Performa bagus tidak bertahan lama.

Pergantian pemain juga memengaruhi stabilitas tim.
Beberapa pemain kunci sering absen.
Cedera menjadi masalah berulang.

Situasi ini membuat permainan tidak solid.
Koordinasi antar lini kerap bermasalah.

Tekanan Besar untuk Pelatih

Hasil buruk tentu memberi tekanan besar pada pelatih.
Setiap pertandingan menjadi ujian.
Termasuk saat menghadapi Bournemouth.

Taktik sering dipertanyakan.
Pergantian pemain juga disorot.
Fans menuntut perubahan nyata.

Namun membangun tim tidak instan.
Dibutuhkan waktu dan kesabaran.

Dampak bagi Posisi di Klasemen

Kegagalan menang tentu berdampak langsung.
Poin yang hilang sangat berharga.
Terutama dalam persaingan papan atas.

Manchester United harus bersaing ketat.
Target zona Eropa semakin sulit.
Setiap laga menjadi penentuan.

Reaksi Fans dan Pengamat

Fans merasa kecewa.
Banyak yang menyuarakan kritik.
Media sosial dipenuhi komentar tajam.

Pengamat sepak bola juga angkat bicara.
Mereka menilai masalah bukan hanya teknis.
Mental bertanding juga dipertanyakan.

Peluang Memutus Rekor Buruk

Meski demikian, peluang selalu ada.
Manchester United tetap memiliki kualitas.
Pemain bintang bisa menjadi pembeda.

Fokus dan disiplin harus ditingkatkan.
Kesalahan kecil harus dihindari.
Efektivitas di depan gawang wajib diperbaiki.

Kesimpulan

Tiga tahun tanpa kemenangan melawan Bournemouth adalah catatan pahit.
Namun ini juga menjadi peringatan penting.
Manchester United harus berbenah.

Dengan evaluasi menyeluruh, hasil positif bisa diraih.
Fans berharap rekor buruk ini segera berakhir.
Liga Inggris selalu penuh kejutan.


Categories
Business

Pelaku Pemerkosaan Difabel Tewas Dihajar Massa, Mayatnya Diseret Mengelilingi Kampung

Tewas Dikeroyok Usai Memerkosa Difabel, Jasad Pelaku Diseret Warga Pakai Motor

Seorang pria yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap seorang wanita difabel tewas setelah dikeroyok massa di sebuah desa pada Senin malam. Insiden tersebut memicu kemarahan warga hingga jasad pelaku diseret menggunakan sepeda motor dan dibawa berkeliling kampung.

Peristiwa bermula ketika warga menangkap pelaku tak lama setelah korban melaporkan kejadian pemerkosaan yang dialaminya. Korban, seorang perempuan difabel berusia sekitar 20 tahun, ditemukan dalam kondisi lemah dan langsung dibawa keluarga ke fasilitas kesehatan terdekat. Informasi tentang penangkapan pelaku dengan cepat menyebar, sehingga puluhan warga berdatangan ke lokasi.

Menurut keterangan sejumlah saksi, situasi berubah tegang ketika warga tak mampu menahan emosi begitu mengetahui kondisi korban. Pelaku langsung menjadi sasaran amuk massa. Ia dipukuli dengan benda tumpul dan diinjak-injak hingga tak sadarkan diri. Upaya sebagian warga untuk menenangkan keadaan tidak berhasil karena massa sudah terlanjur terpancing emosi.

Pelaku kemudian dilaporkan tewas di lokasi akibat luka parah di bagian kepala dan tubuh. Bukannya menunggu kedatangan pihak berwenang, sebagian warga justru mengambil tindakan lanjutan. Jasad pelaku diikat pada bagian belakang sebuah sepeda motor, lalu diseret berkeliling kampung sebagai bentuk pelampiasan kemarahan.

Aksi main hakim sendiri tersebut direkam oleh beberapa warga dan videonya tersebar luas di media sosial, memicu beragam reaksi dari publik. Sebagian warganet mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan massa, sementara lainnya menyayangkan minimnya pengendalian emosi sehingga hukum tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Pihak kepolisian setempat telah turun tangan dan membuka penyelidikan terkait dua kasus sekaligus, yakni dugaan pemerkosaan terhadap korban difabel serta tindakan pengeroyokan hingga menyebabkan tewasnya terduga pelaku. Polisi menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan dalam kondisi apa pun, dan para pelaku pengeroyokan dapat dijerat pasal pidana.

Korban pemerkosaan saat ini masih menjalani perawatan dan mendapatkan pendampingan psikologis. Sementara itu, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi mata untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian tersebut.

Hingga kini, aparat terus mengimbau masyarakat agar menyerahkan proses penanganan kasus kriminal sepenuhnya kepada pihak berwenang dan tidak bertindak di luar batas hukum.