Categories
Business

FPTI Apresiasi Bantuan Kemenpora RI Tangani Kasus Pelecehan Seksual terhadap Atlet Panjat Tebing

JAKARTA – Kemenpora RI mendukung penuh FPTI dalam pengusutan kasus pelecehan seksual yang menimpa atlet panjat tebing. Mereka membentuk tim investigasi untuk menelusuri secara rinci dan serius. 

Sebagai langkah awal, Kemenpora membuka layanan pengaduan dan mengarahkan para atlet dari cabang apapun yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual bisa melaporkan kasus yang dialami ke alamat email [email protected]. Jadi, nantinya akan ditindaklanjuti oleh pihaknya.

1. Apresiasi

Ilustrasi Pelecehan Seksual (Freepik)

Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, mengapresiasi langkah yang dilakukan Kemenpora. Menurutnya layanan pengaduan tersebut bagian dari bentuk perhatian pemerintah dalam melakukan perlindungan terhadap atlet Indonesia yang merupakan aset berharga untuk kedigdayaan olahraga bangsa. 

“Saya setuju dan mengapresiasi langkah yang diambil Pak Menpora dengan membuat layanan pengaduan untuk atlet yang mendapat pelecehan seksual dan kekerasan fisik,” kata Yenny dalam keterangannya, dikutip Senin (2/3/2026).

“Ini adalah langkah yang tepat untuk memberikan perlindungan terhadap atlet. Karena kita menginginkan iklim olahraga yang aman bagi para atlet dan bebas dari kekerasan dalam bentuk apapun,” tambahnya.

2. Kerja Sama

Ilustrasi Pelecehan Seksual Foto: Pexels

Sementara itu, Menpora RI Erick Thohir menegaskan, pihaknya siap bekerja sama dengan FPTI, atlet dan keluarga yang terdampak terkait kejadian tersebut. Hal itu termasuk memberikan pendampingan secara hukum dan psikologis. 

“Mereka harus dilindungi. Mereka harus merasa aman. Mereka ada marwah bangsa Indonesia karena mereka pejuang modern di era ini,” ucap Erick.

“Kalian tidak sendiri.Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk mendengar, membantu, dan melindungi seluruh atlet Indonesia jika ada yang pernah atau bahkan sedang menjadi korban pelecehan atau kekerasan seksual maupun fisik,” tandasnya.

Categories
Business

Tragedi Tewasnya Pelajar 14 Tahun Diduga Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Maluku

TUAL, MALUKU — Sebuah insiden tragis terjadi di Kota Tual, Maluku Tenggara, pada Kamis pagi (19 Februari 2026) ketika seorang pelajar berusia 14 tahun meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh seorang anggota Brimob Polda Maluku.

Kronologi Kejadian

Korban, Arianto Tawakal (14), siswa kelas IX MTsN Maluku Tenggara, berboncengan motor bersama kakaknya, Nasri Karim (15), saat melintas di ruas jalan sekitar RSUD Maren di Kota Tual.

Saat itu, seorang anggota Brimob yang bertugas di sekitar lokasi, berinisial Bripda MS, diduga tiba‑tiba memukul kepala Arianto menggunakan helm. Benturan kuat itu membuat tubuh Arianto kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke aspal.

Warga membantu membawa korban ke RSUD Karel Sadsuitubun, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka serius di kepala.

Proses Hukum dan Tanggapan Penegak Hukum

Polres Tual telah menetapkan oknum Brimob Bripda MS sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang menewaskan anak di bawah umur tersebut. Proses penyidikan kini berjalan secara terbuka.

Selain itu, Polda Maluku memastikan sidang etik terhadap pelaku akan digelar dengan target pemberian sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Reaksi Publik dan Otoritas

Kasus ini menjadi viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari berbagai pihak:

  • Amnesty International Indonesia menyebut tindakan penganiayaan ini sebagai bentuk pelanggaran HAM dan pembunuhan di luar hukum.
  • Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai perbuatan tersebut melanggar hak anak dan menuntut hukuman maksimal bagi pelaku.
  • Komisi III DPR RI mengecam keras tindakan oknum tersebut dan menilai tindakan itu sebagai perilaku brutal yang perlu ditindak tegas secara pidana.
  • Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menyatakan kondisinya sangat tidak manusiawi dan mendesak pertanggungjawaban hukum bagi pelaku.

Permohonan Maaf dari Institusi

Dalam tanggapannya, Mabes Polri menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa tindakan oknum itu tidak mencerminkan nilai dasar kepolisian. Polri juga berjanji mengawal proses hukum sampai selesai.

Perkembangan Kasus Penganiayaan Pelajar di Tual, Maluku: Penyidikan dan Tindakan Tegas Terus Berlanjut

1. Proses Penyidikan Terus Berjalan

Polres Tual bersama Polda Maluku terus mengintensifkan penyidikan kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian pelajar berinisial AT (14). Berkas perkara telah dilengkapi, dan kasus ini diprioritaskan untuk proses cepat agar pelaku segera mendapatkan hukuman yang setimpal.

2. Penahanan dan Status Tersangka

Oknum Brimob Bripda MS resmi ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Ia dituduh melakukan penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dan dijerat dengan pasal berlapis terkait penganiayaan dan pembunuhan yang menyebabkan kematian.

3. Sidang Etik dan Pemecatan

Polda Maluku juga telah menggelar sidang etik terhadap Bripda MS dengan hasil rekomendasi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Ini menjadi peringatan keras terhadap tindakan tidak profesional dan pelanggaran kode etik anggota Polri.

4. Dukungan dan Tuntutan dari Publik dan Organisasi

Berbagai lembaga seperti KPAI, Amnesty International, dan lembaga masyarakat sipil terus mengawal kasus ini. Mereka mendesak aparat penegak hukum memberikan hukuman berat sebagai bentuk keadilan bagi korban dan keluarga. Tuntutan ini juga untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

5. Respons dari Pemerintah Daerah dan Kepolisian

Pemerintah Kota Tual dan jajaran kepolisian Maluku menyatakan komitmen penuh untuk menangani kasus ini secara transparan dan adil. Selain itu, mereka mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada pihak berwenang.

6. Kasus Menjadi Perhatian Nasional

Kasus ini telah menjadi sorotan nasional dan memicu perdebatan mengenai penggunaan kekuatan oleh aparat keamanan. Pemerintah pusat menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap anggota kepolisian, khususnya Brimob, agar kejadian serupa tidak terulang.

Categories
Business

2 Pilot Smart Air yang Tewas Ternyata Diserang 20 KKB, 13 Lubang Peluru Ditemukan di Pesawat

PAPUA – Polisi selesai melakukan olah TKP penyerangan dan penembakan pesawat Smart Air di Lapangan Terbang Karowai dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pesawat dipiloti oleh Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro.

Akibat penyerangan tersebut, pilot dan kopilot meninggal dunia, sementara 13 penumpang berhasil selamat.

Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani mengatakan, KKB saat itu dilaporkan keluar dari penginapan yang ada di pinggir lapangan terbang dengan menembaki pesawat hingga menyebabkan penumpang dan kru pesawat lari keluar pesawat.

“Penembakan ke pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNR itu terjadi saat pesawat hendak melanjutkan penerbangan ke Dekai, Kabupaten Yahukimo,” kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal, Sabtu (14/2/2026).

Categories
Business

Terungkap! Kronologi Korupsi Sengketa Lahan, Ketua dan Wakil PN Depok Jadi Tersangka

Kasus dugaan korupsi sengketa lahan yang menyeret Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok menjadi sorotan publik. Perkara ini mengungkap praktik suap dan penyalahgunaan kewenangan di lingkungan peradilan yang seharusnya menjadi garda terdepan penegakan hukum.

Kasus bermula dari sengketa lahan bernilai tinggi di wilayah Depok yang telah bergulir cukup lama. Sengketa tersebut melibatkan pihak swasta yang saling mengklaim kepemilikan atas sebidang tanah strategis. Perkara kemudian masuk ke Pengadilan Negeri Depok untuk diproses secara hukum.

Dalam proses persidangan, penyidik menemukan adanya dugaan upaya pengaturan putusan. Ketua dan Wakil Ketua PN Depok diduga menerima sejumlah uang dari salah satu pihak yang berperkara. Pemberian tersebut dimaksudkan agar majelis hakim mengeluarkan putusan yang menguntungkan pihak pemberi.

Aparat penegak hukum mulai melakukan penyelidikan setelah menerima laporan masyarakat dan mengantongi bukti awal. Penelusuran aliran dana serta komunikasi antara pihak berperkara dan oknum aparat peradilan menjadi fokus utama penyidikan. Dari hasil pengembangan, ditemukan indikasi kuat terjadinya transaksi suap yang berkaitan langsung dengan perkara sengketa lahan tersebut.

Puncaknya, penyidik melakukan tindakan hukum berupa pemanggilan dan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah pihak, termasuk pimpinan PN Depok. Berdasarkan alat bukti yang dinilai cukup, Ketua dan Wakil Ketua PN Depok akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

Penetapan tersangka ini menimbulkan keprihatinan mendalam karena mencoreng citra lembaga peradilan. Publik menilai kasus ini sebagai bukti masih adanya praktik korupsi di sektor hukum, sekaligus menjadi peringatan keras pentingnya pengawasan internal dan reformasi peradilan.

Hingga saat ini, proses penyidikan masih terus berjalan. Aparat penegak hukum menegaskan akan mengusut tuntas perkara ini, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain. Kasus tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi peradilan di Indonesia.

Categories
Business

Harga Emas Antam Tembus Rp3,1 Juta/gram

Harga Emas Antam Tembus Rp 3,1 Juta/Gram, Pecahkan Rekor Tertinggi

Jakarta, 29 Januari 2026 — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) kembali mencetak rekornya. Pada perdagangan hari ini, harga jual emas Antam untuk ukuran 1 gram mencapai sekitar Rp 3.168.000, atau tembus di atas Rp 3,1 juta per gram — level tertinggi sepanjang sejarah pencatatan harga emas batangan fisik di Indonesia.

Kenaikan ini terjadi setelah harga emas Antam melonjak sekitar Rp 165.000 pada hari Kamis (29/1/2026) dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya.

Selain itu, harga buyback — yaitu harga ketika pemilik emas ingin menjual kembali ke Antam — juga naik signifikan menjadi sekitar Rp 2.989.000 per gram.

Detail Harga Emas Antam

Harga per Kamis, 29 Januari 2026 (berdasarkan laman resmi Logam Mulia):

  • 0,5 gram: ± Rp 1.634.000
  • 1 gram: Rp 3.168.000
  • 2 gram: ± Rp 6.276.000
  • 3 gram: ± Rp 9.389.000
  • 5 gram: ± Rp 15.615.000
  • 10 gram: ± Rp 31.175.000
  • 25 gram: ± Rp 77.812.000
  • 50 gram: ± Rp 155.545.000
  • 100 gram: ± Rp 311.012.000
  • 250 gram: ± Rp 777.265.000
  • 500 gram: ± Rp 1.554.320.000
  • 1.000 gram (1 kg): ± Rp 3.108.600.000

Harga-harga ini belum termasuk potongan pajak jika dilakukan buyback. Potongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dikenakan sesuai aturan yang berlaku, berbeda untuk pemegang NPWP dan non-NPWP.

Penyebab Pergerakan Harga

Penguatan harga emas Antam ini didorong oleh naiknya harga emas dunia. Sentimen global yang kuat terhadap aset safe-haven membuat investor memindahkan alokasi modal ke emas, sehingga permintaan emas fisik meningkat. Selain itu, ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter di Amerika Serikat turut mendorong harga emas dunia menguat.

Tren Kenaikan Sejak Awal Tahun

Data harga menunjukkan tren kenaikan harga emas yang berlanjut sejak akhir tahun 2025. Pada awal tahun, harga emas Antam berada di bawah Rp 2,7 juta/gram, kemudian terus melejit hingga akhirnya menyentuh rekor tertinggi di atas Rp 3,1 juta/gram pada akhir Januari 2026.

Categories
Business

Waspada! Cuaca Ekstrem Belum Usai, Hujan Lebat Mengintai hingga 29 Januari

Waspada! Cuaca Ekstrem Belum Usai, Hujan Lebat Mengintai hingga 29 Januari
Cuaca ekstrem (Foto: Dok Pedro4d)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan kondisi cuaca ekstrem di Indonesia masih berpotensi berlangsung hingga akhir Januari 2026. Sejumlah wilayah diperkirakan akan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang dalam sepekan ke depan.

BMKG memprediksi periode 23–29 Januari 2026 akan diwarnai peningkatan intensitas hujan di berbagai daerah. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang cukup kompleks, termasuk munculnya Bibit Siklon Tropis 91S dan 92P di wilayah perairan sekitar Indonesia.

“Bibit Siklon Tropis 91S dan 92P terpantau di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat dan Teluk Carpentaria yang membentuk serta memperkuat daerah konvergensi dalam skala luas di wilayah selatan Indonesia, meliputi Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku bagian selatan hingga Papua bagian selatan,” dikutip dari laman BMKG, Sabtu (24/1/2026).

Selain itu, aktivitas Monsun Asia turut berperan dalam membawa suplai udara lembap dari Laut China Selatan menuju wilayah Indonesia melalui Selat Karimata. Fenomena ini diperkuat seruakan dingin atau cold surge dari dataran tinggi Siberia yang melintasi ekuator hingga mencapai Pulau Jawa.

“Aliran Monsun Asia ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pertumbuhan awan hujan, terutama di wilayah Indonesia bagian selatan,” tulis BMKG.

Berikut Prospek Cuaca Sepekan ke Depan:

Periode 23–25 Januari 2026
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi di Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

Siaga (Hujan lebat–sangat lebat): Lampung, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Awas (Hujan sangat lebat–hujan ekstrem): 
Banten dan DKI Jakarta.
Angin Kencang: Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Periode 26–29 Januari 2026

Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi di Aceh, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

Siaga (Hujan lebat–sangat lebat): Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Papua Pegunungan.

Angin Kencang: Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Categories
Business

Roy Suryo Cs Akan Gugat SP3 Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis

Roy Suryo Cs Akan Gugat SP3 Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis
Roy Suryo Cs Akan Gugat SP3 Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis/Pedro4d

JAKARTA – Roy Suryo mempertimbangkan upaya gugatan terkait Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang dikeluarkan Polda Metro Jaya atas status tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dalam perkara Penghentian Penyidikan (SP3) dalam perkara dugaan fitnah, pencemaran nama baik, dan penghasutan terkait laporan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mantan Menpora ini mengatakan, opsi rencana gugatan SP3 bukan untuk kepentingan dirinya maupun sejumlah tersangka lain dalam kasus serupa.

“Jadi, ada keinginan dan sedang dibicarakan gugatan SP3 itu. Kami akan pertimbangkan langkah-langkah hukum untuk menggugat,” kata Roy dalam acara diskusi di Gedung Djoeng 45, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Dia menegaskan, rencana gugatan SP3 bukan untuk menyulitkan Eggi Sudjana dan Damai Lubis, yang terkini menempuh restorative justice dengan Jokowi. Menurutnya, ada yang tidak beres dari penerbitan SP3 tersebut.

Roy Suryo tidak menafikan keinginan kepolisian yang ingin mendamaikan kedua belah pihak, tapi mekanisme ini ditempuh di luar prosedur hukum yang berlaku.

“Bukan kami ingin mengurangi kebebasan dan kesenangan dua orang yang dihentikan kasusnya, tapi kami ingin jangan sampai kasus seperti ini dibuat ada pemisahan oleh oknum tertentu yang memanfaatkan institusi kepolisian,” kata Roy.

Roy Suryo dan sejumlah pihak yang melaporkan dugaan ijazah palsu Jokowi berkeyakinan kasus ini bisa dimenangkan, meski semuanya dijadikan tersangka. Dia berpijak pada sejumlah barang bukti, termasuk salinan ijazah yang diklaim tidak asli milik Jokowi.

“Kalau bicara bukti, kami yakin. Asal satu, aparat hukum, termasuk hakim harus objektif. Kalau objektif ya sepele karena begitu lihat bukti dari kami, ini bukan wajahnya Jokowi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya resmi menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan kasus dugaan fitnah ijazah palsu Jokowi dengan tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Pihak terkait menempuh jalur keadilan restoratif.

Dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Jokowi, Polda Metro Jaya membagi dalam dua klaster. Pertama terdiri dari lima tersangka, yakni Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah.

Sementara, klaster kedua terdiri dari Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, serta Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa. Diketahui, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis menyambangi Jokowi secara langsung di Solo, Jawa Tengah, Kamis, 8 Januari 2026.

Categories
Business

BPBD DKI Ingatkan Waspada Banjir Rob di Jakarta Sepekan ke Depan

BPBD DKI Ingatkan Waspada Banjir Rob di Jakarta Sepekan ke Depan
Banjir Rob (Foto: Pedro4d)

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, mewanti-wanti masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir Ibu Kota, pada periode 13–20 Januari 2026.

“Waspada banjir pesisir Provinsi DKI Jakarta periode 13–20 Januari 2026,” demikian keterangan BPBD melalui akun Instagram @bpbddkijakarta, dilihat Selasa (13/1/2026).

BPBD menyebutkan, berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok terkait Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) pada periode tersebut, terdapat fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan baru.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum yang dapat menyebabkan banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta. Adapun puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, serta Kepulauan Seribu.

Oleh karena itu, BPBD mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut yang berpotensi menimbulkan banjir pesisir.

“Pantau informasi terkini mengenai gelombang air laut melalui laman bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut. Apabila menemukan kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112,” pungkasnya.

Categories
Business

Demo Buruh di Monas Hari Ini, 1.659 Aparat Gabungan Dikerahkan

Demo Buruh di Monas Hari Ini, 1.659 Aparat Gabungan Dikerahkan
Demo buruh di Jakarta (foto: pedro4d)

JAKARTA – Elemen buruh bakal menggelar demonstrasi di Silang Monas, Jakarta Pusat, hari ini, Kamis (8/1/2026). Sebanyak 1.659 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan unjuk rasa tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung, mengungkapkan bahwa aparat yang dikerahkan tidak dibekali senjata api.

“Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” kata Reynold.

Tak hanya di kawasan Monas, kepolisian juga menyiagakan personel di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan massa dari Komite Eksekutif Partai Buruh.

Reynold mengingatkan peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban. Massa diminta tidak melakukan provokasi, tidak menutup akses jalan umum, serta menghindari tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat luas.

“Selain itu, kami mengimbau agar massa aksi tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga ketertiban,” ujarnya.

Di sisi lain, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Pengguna jalan diimbau mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan di sekitar lokasi aksi.

“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya.

Categories
Business

Viral! Jari Pria Ini Diamputasi Usai Digigit Hewan Peliharaannya

Viral! Jari Pria Ini Diamputasi Usai Digigit Hewan Peliharaannya
Viral! Jari Pria Ini Diamputasi Usai Digigit Hewan Peliharaannya (Foto: SCMP)

JAKARTA – Sebuah insiden mengerikan viral di media sosial setelah seorang pria di Beijing harus kehilangan ibu jarinya akibat digigit hewan peliharaannya sendiri. Peristiwa ini terjadi saat korban berusaha memberi makan hewan reptil yakni ular yang sedang sakit.

Insiden tersebut dilaporkan media pemerintah China, CCTV, pada 18 Desember lalu. Pria bermarga Huang itu diketahui memelihara ular berbisa berhidung panjang, yang di China dikenal sebagai “ular lima langkah”.

Menurut kepercayaan rakyat setempat, seseorang yang digigit ular ini diyakini akan meninggal setelah berjalan lima langkah. Meski terkesan mitos, racun ular tersebut memang tergolong sangat mematikan.

Huang mengaku tertarik memelihara ular sejak kecil. Saat hewan peliharaannya jatuh sakit dan tidak bisa makan sendiri, ia mencoba menyuapinya secara manual. Namun nahas, ular tersebut justru menggigit ibu jarinya.

“Racun itu sangat membahayakan fungsi pembekuan darah saya. Ibu jari saya mengalami nekrosis dan dokter memutuskan untuk mengamputasinya,” ujar Huang dilansir dari SCMP, Jumat (2/12/2026).

Hingga kini, tidak diketahui bagaimana nasib ular tersebut setelah kejadian. Namun kasus ini kembali menyoroti tren memelihara hewan eksotis yang kian marak di China dalam beberapa tahun terakhir.

Dokter senior dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Shenzhen, Liu Wei, mengingatkan bahwa hewan peliharaan eksotis berpotensi membawa berbagai patogen berbahaya.

“Sebagian besar hewan eksotis membawa bakteri, parasit, hingga virus. Kotoran kadal bisa menyebarkan salmonella, sementara marmut dapat membawa rabies dengan tingkat kematian hingga 60 persen,” jelasnya.

Ia pun menyarankan kelompok rentan seperti ibu hamil, anak di bawah lima tahun, lansia, serta orang dengan daya tahan tubuh lemah untuk menghindari memelihara hewan peliharaan tak lazim.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden hewan eksotis di China. Sebelumnya, pada Februari lalu, petugas Bea Cukai Bandara Internasional Pudong, Shanghai, menggagalkan upaya seorang pria yang mencoba menyelundupkan katak panah beracun dari Amerika Latin untuk dipelihara secara pribadi.

Katak tersebut dikenal sebagai salah satu hewan paling beracun di dunia dan akhirnya disita oleh pihak berwenang.

Insiden gigitan ular ini pun ramai diperbincangkan warganet.

“Otak pria ini juga sepertinya sakit,” tulis seorang pengguna internet.

Sementara komentar lain berbunyi, “Ayah saya dulu bilang kalau saya memelihara ular, saya akan diusir dari rumah. Ternyata ayah saya benar.”

Categories
Business

Akhir Karier 2 ASN gegara Cinta Terlarang

Ilustrasi perselingkuhan. Foto: Denny Pratama

Balikpapan – Viral video penggerebekan dua aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang diduga berselingkuh. Dalam video, diketahui anak salah satu ASN tersebut yang merekam kejadiannya. Terdengar anak ASN tersebut muntah melihat ayahnya berada satu rumah dengan ASN perempuan lainnya.
Dinarasikan bahwa keluarga sudah melaporkan kejadian itu kepada Pemkab Bogor sejak bulan Juli 2025. ASN pria tersebut disebut belum menceraikan istri sahnya.

Disebutkan bahwa ASN pria tersebut juga diberikan kenaikan pangkat. Sang anak dalam narasi video tersebut berharap agar sang ayah diberikan sanksi bukan diberikan kenaikan pangkat.

Mengetahui hal tersebut, Pemkab Bogor memanggil kedua ASN tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, pemda setempat kemudian memecat 2 ASN yang diketahui merupakan pengawas sekolah tingkat SD dan SMP.

Keduanya dinilai melakukan pelanggaran berat kode etik ASN hingga berujung sanksi pemecatan. Sanksi tersebut dijatuhkan setelah adanya aduan masyarakat terkait dugaan hidup bersama di luar ikatan pernikahan atau kumpul kebo.

“Hukuman disiplin yang dijatuhkan adalah yang paling berat, yaitu pemberhentian dengan hormat tanpa permintaan sendiri, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” kata Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, dilansir detikNews dari Antara.

Ajat menjelaskan, Pemkab Bogor telah menindaklanjuti aduan tersebut melalui mekanisme pemeriksaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurut dia, proses penanganan kasus tersebut berlangsung cukup panjang. Pemeriksaan diawali di lingkungan Dinas Pendidikan, kemudian dilanjutkan oleh tim pemeriksa khusus karena dugaan pelanggaran mengarah pada hukuman berat.

Ajat menyebutkan rekomendasi hukuman disiplin diterima dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada 10 Desember 2025 dan ditetapkan melalui keputusan pada 11 Desember 2025.

Selanjutnya, surat keputusan hukuman disiplin diserahkan kepada kedua oknum ASN Bogor tersebut pada 15 Desember 2025 dan sejak saat itu mulai berlaku penghitungan masa banding administratif.

“Yang bersangkutan diberikan waktu 14 hari untuk mengajukan banding administratif. Apabila tidak dilakukan banding, maka hukuman tersebut berlaku secara tetap,” ujarnya.

Ajat menegaskan, salah satu pengawas, yakni pengawas perempuan, saat ini sudah tidak lagi berstatus sebagai pegawai negeri sipil di Pemkob Bogor. Ajat mengimbau seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menjaga harkat dan martabat sebagai pelayan publik.

“Ini harus menjadi pembelajaran bersama. Apa yang kita lakukan akan berdampak kepada diri kita sendiri, sehingga amanah sebagai aparatur negara harus dijaga,” katanya.

Categories
Business
Man United Sudah Tiga Tahun Puasa Kemenangan vs Bournemouth

Man United Sudah Tiga Tahun Puasa Kemenangan Vs Bournemouth

Rangkuman berita sepak bola Liga Inggris

Manchester United vs Bournemouth
Manchester United kesulitan menang melawan Bournemouth dalam tiga tahun terakhir.

Manchester United kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan karena kemenangan. Setan Merah justru mencatat rekor yang kurang baik. Mereka sudah tiga tahun tidak pernah menang melawan Bournemouth.

Fakta ini menjadi perhatian besar bagi penggemar. Manchester United dikenal sebagai klub besar. Namun hasil melawan Bournemouth tidak mencerminkan status tersebut.

Catatan Buruk yang Terus Berlanjut

Dalam tiga tahun terakhir, Manchester United sering gagal meraih hasil maksimal. Pertandingan melawan Bournemouth selalu berjalan sulit. Baik bermain di kandang maupun tandang.

Beberapa laga berakhir imbang. Sebagian lagi bahkan berujung kekalahan. Hal ini tentu mengecewakan para pendukung Setan Merah.

Bournemouth bukan tim papan atas. Namun mereka selalu tampil disiplin saat melawan United. Pertahanan rapat menjadi kunci utama.

Statistik Pertemuan Man United vs Bournemouth

Jika melihat data pertemuan terakhir, hasilnya cukup mengejutkan. Manchester United gagal mendominasi. Penguasaan bola sering tidak efektif.

Jumlah tembakan memang tinggi. Namun akurasi masih menjadi masalah. Banyak peluang terbuang percuma.

Di sisi lain, Bournemouth tampil efisien. Mereka memanfaatkan kesalahan lawan. Serangan balik menjadi senjata utama.

Masalah Konsistensi Manchester United

Salah satu faktor utama adalah konsistensi. Manchester United sering tampil naik turun. Performa bagus tidak bertahan lama.

Pergantian pemain juga memengaruhi stabilitas tim. Beberapa pemain kunci sering absen. Cedera menjadi masalah berulang.

Situasi ini membuat permainan tidak solid. Koordinasi antar lini kerap bermasalah.

Tekanan Besar untuk Pelatih

Hasil buruk tentu memberi tekanan besar pada pelatih. Setiap pertandingan menjadi ujian. Termasuk saat menghadapi Bournemouth.

Taktik sering dipertanyakan. Pergantian pemain juga disorot. Fans menuntut perubahan nyata.

Namun membangun tim tidak instan. Dibutuhkan waktu dan kesabaran.

Dampak bagi Posisi di Klasemen

Kegagalan menang tentu berdampak langsung. Poin yang hilang sangat berharga. Terutama dalam persaingan papan atas.

Manchester United harus bersaing ketat. Target zona Eropa semakin sulit. Setiap laga menjadi penentuan.

Reaksi Fans dan Pengamat

Fans merasa kecewa. Banyak yang menyuarakan kritik. Media sosial dipenuhi komentar tajam.

Pengamat sepak bola juga angkat bicara. Mereka menilai masalah bukan hanya teknis. Mental bertanding juga dipertanyakan.

Peluang Memutus Rekor Buruk

Meski demikian, peluang selalu ada. Manchester United tetap memiliki kualitas. Pemain bintang bisa menjadi pembeda.

Fokus dan disiplin harus ditingkatkan. Kesalahan kecil harus dihindari. Efektivitas di depan gawang wajib diperbaiki.

Kesimpulan

Tiga tahun tanpa kemenangan melawan Bournemouth adalah catatan pahit. Namun ini juga menjadi peringatan penting. Manchester United harus berbenah.

Dengan evaluasi menyeluruh, hasil positif bisa diraih. Fans berharap rekor buruk ini segera berakhir. Liga Inggris selalu penuh kejutan.

Categories
Business

Pelaku Pemerkosaan Difabel Tewas Dihajar Massa, Mayatnya Diseret Mengelilingi Kampung

Tewas Dikeroyok Usai Memerkosa Difabel, Jasad Pelaku Diseret Warga Pakai Motor

Seorang pria yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap seorang wanita difabel tewas setelah dikeroyok massa di sebuah desa pada Senin malam. Insiden tersebut memicu kemarahan warga hingga jasad pelaku diseret menggunakan sepeda motor dan dibawa berkeliling kampung.

Peristiwa bermula ketika warga menangkap pelaku tak lama setelah korban melaporkan kejadian pemerkosaan yang dialaminya. Korban, seorang perempuan difabel berusia sekitar 20 tahun, ditemukan dalam kondisi lemah dan langsung dibawa keluarga ke fasilitas kesehatan terdekat. Informasi tentang penangkapan pelaku dengan cepat menyebar, sehingga puluhan warga berdatangan ke lokasi.

Menurut keterangan sejumlah saksi, situasi berubah tegang ketika warga tak mampu menahan emosi begitu mengetahui kondisi korban. Pelaku langsung menjadi sasaran amuk massa. Ia dipukuli dengan benda tumpul dan diinjak-injak hingga tak sadarkan diri. Upaya sebagian warga untuk menenangkan keadaan tidak berhasil karena massa sudah terlanjur terpancing emosi.

Pelaku kemudian dilaporkan tewas di lokasi akibat luka parah di bagian kepala dan tubuh. Bukannya menunggu kedatangan pihak berwenang, sebagian warga justru mengambil tindakan lanjutan. Jasad pelaku diikat pada bagian belakang sebuah sepeda motor, lalu diseret berkeliling kampung sebagai bentuk pelampiasan kemarahan.

Aksi main hakim sendiri tersebut direkam oleh beberapa warga dan videonya tersebar luas di media sosial, memicu beragam reaksi dari publik. Sebagian warganet mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan massa, sementara lainnya menyayangkan minimnya pengendalian emosi sehingga hukum tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Pihak kepolisian setempat telah turun tangan dan membuka penyelidikan terkait dua kasus sekaligus, yakni dugaan pemerkosaan terhadap korban difabel serta tindakan pengeroyokan hingga menyebabkan tewasnya terduga pelaku. Polisi menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan dalam kondisi apa pun, dan para pelaku pengeroyokan dapat dijerat pasal pidana.

Korban pemerkosaan saat ini masih menjalani perawatan dan mendapatkan pendampingan psikologis. Sementara itu, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi mata untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian tersebut.

Hingga kini, aparat terus mengimbau masyarakat agar menyerahkan proses penanganan kasus kriminal sepenuhnya kepada pihak berwenang dan tidak bertindak di luar batas hukum.

Categories
Business

Messi Tetap di Liga Lain: Faktor yang Membuat Lamine Yamal Masih Belum Setara

Louis Saha Ragukan Lamine Yamal Bisa Lampaui Messi, Ini Analisis Lengkapnya

Mantan striker Manchester United, Louis Saha, melontarkan penilaian yang menggelitik ruang diskusi sepak bola Eropa. Ia menyebut bahwa Lamine Yamal—salah satu talenta paling terang milik Barcelona saat ini—tidak akan mampu melampaui level ikon sepak bola dunia, Lionel Messi. Bukan karena kemampuan teknis semata, tetapi karena faktor mentalitas dan obsesi terhadap sepak bola yang menurutnya belum sekuat para legenda.

Saha menilai Yamal memiliki potensi besar, tetapi tidak menunjukkan intensitas total seperti Cristiano Ronaldo, sosok yang dikenal obsesif terhadap kesempurnaan. Dalam pandangan Saha, perbedaan pola pikir inilah yang bisa menjadi jurang antara “bintang besar” dan “bintang abadi”.

Performa Stabil, Namun Sorotan Negatif Mulai Muncul

Dalam beberapa bulan terakhir, Yamal tetap mencatat kontribusi gol dan assist yang konsisten. Namun para analis melihat adanya penurunan halus dalam pengaruhnya di lapangan. Sentuhannya masih memukau, tetapi auranya tidak lagi seintens musim sebelumnya.

Di luar lapangan, sorotan juga mulai mengarah ke perilaku yang dinilai kurang bijak untuk pemain seusianya. Mulai dari pesta ulang tahun yang terlalu heboh, hingga komentar kontroversial soal Real Madrid—semuanya membuat namanya lebih sering muncul dengan nuansa kurang menyenangkan.

Situasi ini makin mengundang kritik setelah performanya dianggap tidak maksimal dalam beberapa laga besar, termasuk kekalahan Barcelona dari Chelsea di Stamford Bridge, di mana Yamal dinilai gagal memberikan dampak yang signifikan.

Gangguan Fisik Ikut Memengaruhi Ritme

Selain tekanan mental dan ekspektasi yang terus menumpuk, Yamal juga tengah dihantam masalah pubalgia, cedera yang kerap mengganggu fleksibilitas dan eksplosivitas pemain muda. Ritmenya terganggu, dan fisiknya tidak lagi seprima sebelumnya.

Kondisi ini membuat performanya naik turun, dan membuka ruang bagi kritik untuk berdatangan lebih deras.

Peringatan Keras dari Saha

Melihat situasi tersebut, Louis Saha memberikan peringatan yang tegas. Menurutnya, Yamal berada di persimpangan penting dalam kariernya—antara berkembang menjadi legenda, atau terseret ke jalur yang melemahkan potensinya.

Saha menekankan bahwa bakat saja tidak cukup. Tanpa fokus, kedisiplinan, dan ambisi yang membara, kemampuan teknis Yamal bisa tergerus tekanan dan distraksi.

Bisakah Yamal Membangun Kembali Fokusnya?

Meski kritik datang dari berbagai arah, banyak pihak percaya usia Yamal yang masih sangat muda memberi ruang besar untuk bertumbuh. Barcelona dan tim pelatih diyakini memiliki peran penting dalam mengarahkannya agar tidak kehilangan momentum perkembangan.

Talenta besar ini tetap memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi bintang generasi baru. Namun apakah ia bisa benar-benar mendekati atau bahkan melewati Messi? Pertanyaan itu kini menggantung di udara, sementara dunia sepak bola menunggu langkah Yamal berikutnya.